KONFERENSI PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT KE 4
The 4 TH CONFERENCE ON HEALTH PROMTING HOSPITALS
“STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM MELAKSANAKAN REORIENTASI PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT”
JAKARTA 27-30 NOVEMBER 2018


PENYELENGGARA

Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan Jejaring Health Promoting Hospitals Indonesia (IHPH Net)

LATAR BELAKANG

Semakin kompleknya permasalahan kesehatan termasuk di Indonesia dimana terjadi Global Burden Non-Communicable Diseases (NCDs), masih ditemukannya kasus malnutrisi diantaranya stunting, cakupan imunisasi lengkap masih belum optimal dan masih tingginya kasus infeksi diantaranya adalah TBC memanggil rumah sakit untuk meluaskan perannya dalam upaya promotif dan preventif. Undang-Undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit telah menyebutkan bahwa rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan perorangan yang melaksanakan upaya kesehatan secara paripurna meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

Reorientasi pelayanan kesehatan merupakan salah satu strategi promosi kesehatan global untuk meningkatkan peran serta pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit untuk berkontribusi lebih terhadap kesehatan masyarakat melalui promosi kesehatan. WHO collaborating  Centre for  health Promotion in Hospital and Health Service yaitu International Network of Health Promoting Hospital telah memiliki standard rumah sakit yang berbasis promosi kesehatan dan standard tersebut telah diadopsi untuk dijadikan pedoman nasional penyelenggaraan promosi kesehatan rumah sakit.

Berdasarkan hal tersebut, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat bekerjasama dengan Indonesian Health Promoting Hospital Network bermaksud menyelenggarakan konferensi nasional ke-4 promosi kesehatan rumah sakit (PKRS). Konferensi Nasional PKRS merupakan ajang dikusi dari berbagai pemangku kepentingan, penyelenggara, praktisi dan akademisi yang hasilnya menjadi rekomendasi untuk ditindaklanjuti dari berbagai pihak.

 

TEMA  

Strategi Promosi Kesehatan dalam Mencapai Reorientasi Pelayanan Kesehatan; Kebijakan dan Praktik berbasis Data”

 TUJUAN

Mengupayakan kebijakan dan praktik PKRS berbasis data sebagai bentuk reorientasi pelayanan kesehatan rumah sakit

TOPIK YANG DIBAHAS

  1. Kebijakan dan strategi PKRS global dan nasional dalam mendukung reorientasi pelayanan kesehatan
  2. Peran lintas sektor dalam implementasi reorientasi pelayanan kesehatan RS: “Kebijakan dan Praktik Berbasis Data dan Fakta”
  3. Praktik PKRS berbasis data dan fakta
  4. Implementasi PKRS

 

PEMBICARA UTAMA MENTERI KESEHATAN RI. Prof. DR. Dr. Nila Djuwita F. Moeloek, S.pM (K)

 

NARASUMBER/PEMBICARA

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kepala Badan Litbangkes,  World Health Organization Representatif Indonesia, International Health Promting Hospitals Network, Jejaring HPH Indonesia, Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi RI, Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), BPJS, RSUP Sardjito, RSUD R. Syamsudin SH, RSA UGM, RS Immanuel Bandung, RSUP Persahabatan, RS Islam Pondok Kopi, RSJ Harapan Kita, RS Jiwa Magelang, RSPI, RS Mata Cicendo, RSCM, RS. St. Carolus,  RS Sutomo, RSUD Koja, FKM-UI, PPKMI.  

PESERTA dibatasi 559 orang (undangan 227 peserta, madiri 500 peserta)

Kami mengundang Direktur/Kepala Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan, Pengelola Promosi Kesehatan Rumah Sakit, Profesional Pemberi Asuhan (PPA), Peneliti, Akademisi, Kelompok Profesi, Asosiasi, Organsisasi Kesehatan, Lintas Program, Lintas Sektor, Praktisi/Pemerhati Promosi Kesehatan, Organisasi Masyarakat, Dunia Usaha untuk berperan aktif dalam Konferensi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Ke- 4, baik sebagai peserta maupun sebagai pembicara pada sesi paralel, poster presentasi dan pameran

 

Rigestrasi Peserta Dibuka Mulai Bulan MINGGU KEDUA AGUSTUS 2018 (kapasitas peserta 700 orang)

 

KEIKUTSERTAAN PESERTA MANDIRI

  • Mahasiswa tersedia 25 peserta, biaya RP 1.500.000. (fotocopy Kartu Mahasiswa)
  • RS Member IHPH net tersedia 100 peserta biaya 2.500,000.
  • Umum tersedia 575 peserta, biaya Rp 3.000.000.

(Pendaftaran peserta di tutup  jika sudah terpenuhinya jumlah peserta)

Pedaftaran peserta melalui website konas HPH ke- 4 dapat dilihat di www.konas-hph.com

Peserta mengisi data sesuai aplikasi dengan memilih tipe peserta (mahasiswa, member IHPH, umum), pada saat mendaftar peserta sudah harus memilih kelas simposium/workshop yang harus diikuti (kapasitas terbatas).

Metode pembayaran dapat dikukan dengan SMS Banking/e-banking, tranfer. pengisian data dan pembayaran akan mendapatkan kartu peserta dengan barkode untuk proses registrasi. (barkode/kartu peserta disimpan jangan sampai hilang, pada saat rigistrasi akan dilakukan scan code barkode)

 

Peserta akan mendapatkan:

  • Konferensi Kit,
  • Sertifikat dengan Nilai 3 SKP.
  • Media terkait Promosi Kesehatan,
  • Makan siang dan 2 kali rehat-sehat.
  • Kartu tanda peserta/ID Card peserta (RFID)
  • Materi Konas dapat di unduh pada website konas-hph.com  

Peserta harus membawa kartu peserta setiap memasuki ruang materi. Kehadiran peserta direkam menggunakan RFID Reader.

 

Catatan: Peserta yang sudah mendaftar dan melunasi pembayaran tidak dapat hadir karena berhalangan uang peserta tidak dapat dikemabalikan. Peserta dapat diganti dengan orang lain dengan menyerahkan surat kuasa yang sudah ditandatanangani di atas metrai Rp 6000, 

 

Panitia tidak menanggung PENGINAPAN dan TRANPORTASI.

FORUM ILMIAH

Kami mengundang Peneliti, Mahasiswa, Akademisi, Pejabat Fungsional PKM yang tersebar diberbagai provinsi untuk mengirimkan Abstrak Hasil Penelitian atau Kegiatan Inovasi terkait Promosi Kesehatan Rumah Sakit, dengan memilih topik-topik yang dibahas dalam konferensi

(1)  Kebijakan dan Strategi Promosi Kesehatan dalam Mendukung Reorientasi Pelayanan Kesehatan

(2)  Implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit dalam Reorientasi Pelayanan Kesehatan.

(3)  Kolaborasi PKRS Reorientasi Pelayanan Kesehatan

(4)  Integrasi Promosi Kesehatan dalam manjemen Klinis,

 

REGISTRASI

ABSTRAK DAN POSTER SESSION

DIBUKA MULAI MINGGU KE 2 AGUSTUS  2018

 

Abstrak yang terpilih baik untuk dipresentasikan maupun ditayangkan dalam bentuk poster mendapatkan 4 SKP. Ada dua bentuk presentasi yang diundang yaitu bentuk hasil penelitian dan bentuk kegiatan inovasi terkait upaya promosi kesehatan yang dapat dalam bentuk oral atau poster

 

KETENTUAN ABSTRAK

 

  1. Mencantumkan judul penelitian/kegiatan
  2. Mencantumkan nama penulis dan nomor HP (penulis utama diikuti dengan penulis kedua, dst)
  3. Instansi tempat peneliti/penulis bekerja
  4. Alamat email yang akan dicantumkan di proceeding abstrak
  5. Jumlah maksimal kata dalam abstrak 500
  • Isi abstrak untuk bentuk penelitian mencakup latar belakang dan tujuan, metode, hasil, rekomendasi, kata kunci untuk bentuk penelitian
  • Isi abstrak untuk kegiatan inovasi mencakup: Latar belakang dan tujuan, Strategi, Kegiatan, Rekomendasi, kata kunci untuk bentuk kegiatan inovasi terkait promosi kesehatan
  1. Menggunakan jenis huruf Arial 11 spasi 1,5
  2. Melampirkan surat pernyataan dengan dibubuhi tanda tangan yang berisi :
  • Saya menyatakan bahwa penelitian/kegiatan ini benar-benar dilakukan oleh saya sendiri dan bukan meniru penelitian/kegiatan orang lain
  • Saya mengijinkan slide presentasi saya untuk dimasukkan dan digandakan dalam CD/flash disk dalam bentuk PDF, serta dibagikan pada peserta Konas
  1. Abstrak diterima paling lambat tanggal 31 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB. Panitia akan mengumumkan hasil seleksi pada tanggal 10 November 2018

 

Makalah yang tidak terpilih untuk dipresentasikan secara oral akan diberi kesempatan untuk menampilkan dalam bentuk poster dengan ukuran 80x150cm (vertical), tipe file PDF atau JPEG (max 144 dpi), jenis kertas: Albartos/art karton 150 gr, poster disiapkan sendiri oleh peserta   

PAMERAN

Bergabung bersama kami untuk mempromosikan program unggulan dan inovasi anda dalam mendukung program promosi kesehatan rumah sakit.

Peserta expo adalah perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi, RS Pemerintah dan Swasta, Dunia Usaha.

RIGISTRASI DIBUKA MINGGU KE 2 BULAN AGUSTUS

EXPO KONAS

Fasilitas yang disediakan: Booth berukuran 2x3m (akan disesuaikan kapasitas ruangan, dan banyaknya peserta), listrik 2A 450 Watt. Lampu neon, 1 meja 2 kursi

Peserta mengisi booth dengan informasi program PKRS yang inovatif, aplikatif dan aktraktif msialkan dengan kuis, hadiah, mascot/baju daerah, dll. Tampilan stand dibuat keratif/desain khusus, stand diperbolehkan dengan tidak lebih tinggi 3 meter.